PAYAKUMBUH, CIPEH.ID – Dua oknum anggota kepolisian di Kota Payakumbuh dilaporkan diduga terlibat keributan di sebuah tempat hiburan malam, DKK Cafe, Kelurahan Padang Datar, pada Sabtu (13/6/2026) dini hari.
Informasi yang beredar menyebutkan, insiden tersebut melibatkan seorang anggota Polsek Kota Payakumbuh berinisial KS dan seorang anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Payakumbuh berinisial LN.
Berdasarkan keterangan sejumlah sumber di sekitar lokasi, keributan diduga bermula dari adu mulut antara kedua oknum tersebut saat berada di dalam kafe. Situasi kemudian disebut memanas hingga berujung pada kontak fisik yang sempat menarik perhatian pengunjung.
“Awalnya hanya adu mulut, lalu suasana semakin tegang. Pengunjung sempat panik karena mengetahui yang terlibat merupakan anggota kepolisian,” ujar seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Keributan tersebut disebut berhasil dilerai oleh pihak yang berada di lokasi sehingga tidak berlangsung lama. Namun, peristiwa itu kemudian menjadi perhatian publik karena melibatkan aparat penegak hukum dari dua satuan berbeda.
Selain dugaan keributan antaroknum polisi, mencuat pula sorotan masyarakat terhadap aktivitas DKK Cafe. Sejumlah warga mempertanyakan legalitas operasional tempat hiburan tersebut, termasuk dugaan penjualan minuman beralkohol dan penyelenggaraan acara hiburan musik hingga larut malam.
Masyarakat juga meminta instansi terkait melakukan pengawasan dan penertiban apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan perizinan maupun peraturan daerah yang berlaku.
Sementara itu, manajer DKK Cafe, Bagong, saat dikonfirmasi terkait insiden yang terjadi di lokasi usahanya belum memberikan penjelasan rinci.
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada jajaran kepolisian pada Selasa (16/6/2026). Kapolres Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, mengaku baru menerima informasi terkait dugaan insiden tersebut dan menyatakan akan melakukan penelusuran lebih lanjut.
“Dapat info dari mana? Biar saya telusuri dulu,” ujar Ricky saat dihubungi wartawan.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Kota Payakumbuh Kompol Herman belum memberikan keterangan resmi terkait informasi keterlibatan salah seorang anggotanya dalam peristiwa tersebut.
Pihak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak terkait guna mendapatkan informasi yang berimbang dan memastikan kronologi kejadian secara utuh. (**)
