PADANG PANJANG, CIPEH.ID – Kecelakaan lalu lintas beruntun kembali terjadi di wilayah hukum Polres Padang Panjang. Insiden maut ini berlangsung di Jalan Padang–Bukittinggi, tepatnya di pendakian Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 08.45 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, kecelakaan beruntun itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.
“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di pendakian Panyalaian, tepatnya di dekat Pondok Pesantren Nurul Ikhlas,” kata AKP Pifzen dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan bermula saat truk trailer bernomor polisi BK 9634 XA, yang dikemudikan Bandes H.T Sihaloho (37), melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga mengalami hilang fungsi pengereman.
Truk trailer tersebut kemudian menabrak bagian belakang truk box BA 8089 NU yang dikemudikan Zulfia (40). Akibat benturan itu, truk box terdorong dan menabrak sepeda motor Honda Vario BA 6624 LAD yang dikendarai Yan Rahmad Fajri (32), yang saat itu membonceng Elfi Febrianti (42).
Tidak berhenti di situ, truk box kembali menghantam pangkalan ojek di sisi jalan, yang menyebabkan seorang pejalan kaki Dian Febri (35) tertabrak, serta merusak dua sepeda motor yang sedang terparkir, yakni Honda Beat BA 3637 NP dan Honda Supra BA 6368 NB. Truk box tersebut kemudian terbalik ke sisi kiri jalan.
Sementara itu, truk trailer BK 9634 XA masih melaju tanpa kendali ke arah Padang Panjang dan menabrak dua pejalan kaki lainnya, Jefrizal (37) dan Alfizar (51), yang berada di sebuah warung di sisi kiri jalan. Truk baru berhenti setelah menabrak warung milik warga bernama Atis dan terbalik di pekarangan rumah warga.
Akibat kecelakaan tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Bandes H.T Sihaloho (37), Yan Rahmad Fajri (32), Dian Febri (35), Jefrizal (37), dan Alfizar (51).
Sementara itu, empat korban lainnya mengalami luka-luka, masing-masing Zulfia (40), Bujang (75), Elfi Febrianti (42), dan Agustiawarman (39), dan telah
mendapatkan penanganan medis.
“Seluruh kendaraan yang terlibat serta beberapa warung milik warga mengalami kerusakan akibat kejadian ini,” ujar AKP Pifzen.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta melakukan penanganan di lokasi kejadian. (Ady)
