Finalisasi Huntara Aia Angek, Dandim 0306/50 Kota Tambah Personel TNI

Terbit:

Limapuluh Kota, Cipeh.id — Komandan Kodim (Dandim) 0306/50 Kota, Letkol Inf Ucok Namara, menyatakan akan menambah jumlah personel TNI untuk mempercepat finalisasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana alam di Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota.

Penambahan personel dilakukan guna menyelesaikan pekerjaan finishing yang meliputi pemasangan fasilitas WC, jaringan listrik, saluran air, serta pembersihan area hunian agar layak ditempati.

Sebelumnya, pengerjaan Huntara melibatkan 60 personel, kemudian ditambah menjadi 75 personel di tengah proses pengerjaan.

“Rencana kita akan menambah personel agar pekerjaan bisa cepat selesai. Meski pengerjaannya tidak berat, ini tahap finishing yang harus dipastikan tuntas,” ujar Letkol Inf Ucok Namara saat ditemui di lokasi Huntara Aia Angek, Sabtu sore (24/1/2026).

Ucok yang juga menjabat sebagai Komandan Sub Satgas (Dansubsatgas) Bencana Alam menambahkan, percepatan penyelesaian Huntara penting dilakukan mengingat ke depan pihaknya juga memiliki target lanjutan berupa pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana.

“Finalisasi ini berupa pemasangan saluran air, listrik, dan bersih-bersih. Setelah ini kami juga punya target berikutnya, yakni penyelesaian Hunian Tetap,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meresmikan secara serentak Hunian Sementara bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera, termasuk di Kabupaten Limapuluh Kota, pada Sabtu (24/1/2026). Peresmian dilakukan secara hybrid dan diikuti melalui Zoom.

Di Kabupaten Limapuluh Kota, Huntara yang diresmikan berlokasi di Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh. Meski telah diresmikan, kondisi Huntara tersebut masih dalam tahap penyempurnaan.

Pantauan di lapangan menunjukkan puluhan personel TNI masih melakukan pengerjaan pada sejumlah fasilitas, seperti WC, instalasi listrik, dinding bangunan, halaman, serta pekerjaan pendukung lainnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, mengatakan Huntara yang telah dibangun dilengkapi dengan berbagai kebutuhan dasar bagi korban bencana.
“Huntara ini sudah selesai dan dilengkapi isinya, seperti kasur, fasilitas air bersih, dan listrik,” ujarnya.

Terkait pengerjaan yang masih berlangsung, ia menegaskan bahwa pekerjaan tersebut bersifat finishing dan tidak menghambat proses hunian.
“Pada dasarnya warga sudah bisa tinggal di sini. Hari ini mereka juga sudah melakukan undian untuk menentukan rumah yang akan ditempati. Ini peresmian dan mereka mulai tinggal di sini,” tutupnya. (Ady).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ungkap ke Publik

Ikuti Cipeh.id

Paling Ramai

Kisah Serupa
CIPEH

Dua Kedai Tuak di Parumpuang Disegel, Ratusan Liter Miras Diamankan Tim Gabungan Satpol-PP Limapuluh Kota 

LIMAPULUH KOTA, CIPEH.ID – Tim gabungan Satuan Polisi Pamong...

Green Policing di Bukik Limbuku, Kapolres 50 Kota Dorong Gerakan Tanam Pohon dan Pengembangan Perkebunan

Limapuluh kota, cipeh.id- Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan dan...

Tebing Harau Bidik Panggung Dunia, 300 Pemanjat dari Berbagai Negara Berdatangan

LIMAPULUH KOTA, CIPEH.ID – Sebanyak 300 pemanjat tebing dari...

Nagari Balai Panjang Bidik Prestasi Nasional, Tim Klarifikasi Turun Langsung ke Lapangan

LIMA PULUH KOTA, CIPEH.ID – Nagari Balai Panjang, Kecamatan...