Tak Kunjung Bermanfaat, Kajati Sumbar Tinjau Proyek Embung di Limapuluh Kota  Senilai Rp 7,8 Miliar

Terbit:

Limapuluh Kota, Cipeh.id — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat, Muhibuddin, meninjau langsung kondisi Embung Talago di Jorong Sikabu-kabu, Nagari Tanjung Haro Padang Panjang, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota. Peninjauan ini dilakukan lantaran proyek senilai Rp7,8 miliar yang selesai dibangun sejak tahun 2020 tersebut hingga kini belum memberikan manfaat bagi masyarakat.

Embung dengan luas genangan 0,23 hektare itu sedianya difungsikan untuk konservasi, irigasi, air baku, perikanan, hingga pariwisata. Namun, di lokasi terlihat kondisi fisik embung justru lebih banyak dalam keadaan kering dan terdapat kebocoran pada dinding meskipun sempat tergenang air sebelumnya.

Dalam peninjauan tersebut, Muhibuddin menegaskan bahwa kehadirannya bukan terkait dugaan korupsi, melainkan upaya mendorong percepatan pemanfaatan aset negara tersebut. Ia menyebut kendala utama belum beroperasinya embung adalah proses administrasi yang belum tuntas.

“Bukan masalah dugaan korupsi, ini proyek sudah selesai dibuat dengan bagus, cuma karena terbengkalainya belum diserahkan kepada pemerintah kabupaten. Kami datang kemari supaya embung ini bisa ditindaklanjuti penyerahannya kepada Bupati,” ujar Muhibuddin.

Senada dengan hal itu, Kajari Payakumbuh, Ulil Azmi menjelaskan, pihaknya telah melakukan ekspos di Kejati Sumbar. Dari hasil tersebut, diputuskan agar proyek yang didanai APBN ini segera diperbaiki agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, yang turut mendampingi di lokasi, menilai keberadaan embung sangat strategis untuk menjaga lahan pertanian, terutama saat musim kemarau. Sementara itu, Wali Nagari setempat, Nofrizal, mengakui warga belum merasakan dampak langsung karena infrastruktur pendukung seperti pipanisasi dan irigasi belum tersedia.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo menjelaskan, pintu air embung sempat rusak akibat dibuka paksa oleh oknum saat hujan deras. Namun, saat ini perbaikan telah dilakukan dan pihaknya akan memantau ketinggian air dalam sepekan ke depan untuk memastikan fungsionalitas embung tersebut.

Dalam kunjungan ini, rombongan Kejati didampingi jajaran Kejari Payakumbuh, jajaran OPD Pemkab Limapuluh Kota, serta pihak BWS Sumatera V Padang. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ungkap ke Publik

Ikuti Cipeh.id

Paling Ramai

Kisah Serupa
CIPEH

Dari Pelosok Kapur IX ke Panggung Nasional: Aurel Finicia Putri Lolos Jamnas XII 2026

Limapuluh Kota, Cipeh.id — Keterbatasan infrastruktur tak menghalangi prestasi....

Demi Beli Narkoba, Pria di Limapuluh Kota Nekat Curi Motor

Limapuluh Kota, Cipeh.id -- Dua Hari Usai Lakukan Curanmor,...

Dua Tahun Menjabat, Kinerja Sekda Limapuluh Kota Disorot: IPM Turun

Limapuluh Kota, Cipeh.id — Memasuki dua tahun masa jabatan...

Pemkab Lima Puluh Kota Jadi Penengah Ditengah Konflik Antar Masyarakat dan Wali Nagari

Lima Puluh Kota, Cipeh.id  -- Pemerintah Kabupaten Lima Puluh...