Bupati Safni “Warning” Pengusaha: Wajib Berizin, Jangan Rusak Lingkungan!

Terbit:

‎LIMAPULUH KOTA, Cipeh.id — Bupati Limapuluh Kota, H. Safni, melontarkan peringatan tegas kepada para pelaku usaha agar tidak menjalankan kegiatan tanpa legalitas dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
‎
‎Hal itu disampaikannya dalam kegiatan temu ramah dan diskusi lingkungan bersama pelaku usaha dan pemerintah daerah di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Kamis (30/4/2026).
‎
‎Kegiatan tersebut dihadiri berbagai sektor usaha, mulai dari peternakan ayam, pertambangan, perkebunan, homestay, SPPG, air kemasan hingga industri pabrik kertas telur. Diskusi membahas persoalan lingkungan, ekonomi, sosial, serta arah pembangunan daerah.
‎
‎“Peran dunia usaha sangat strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tapi kami tidak ingin ada usaha yang berjalan tanpa legalitas yang jelas,” tegasnya.
‎
‎Ia mengajak seluruh pelaku usaha memastikan izin usaha lengkap dan sesuai ketentuan, sekaligus menerapkan pengelolaan yang ramah lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang.
‎
‎“Kita ingin pembangunan berjalan, tapi lingkungan tetap terjaga. Jangan sampai anak cucu kita nanti menanggung dampaknya,” ujarnya.
‎
‎Dalam forum tersebut, Safni juga menyinggung aktivitas pertambangan yang berdampak pada kerusakan infrastruktur, khususnya jalan akibat kelebihan tonase kendaraan.
‎
‎“Contohnya di ruas Lareh Sago Halaban, yang sering dilalui kendaraan bertonase berat hingga mengalami kerusakan cukup parah. Ini tidak bisa dibiarkan, kita harus cari solusi bersama,” katanya.
‎
‎Meski demikian, Safni mengaku bangga dengan kehadiran pengusaha dan investor di Limapuluh Kota. Namun ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
‎
‎“Kami bangga dengan pengusaha, tapi mari kita berjalan sesuai aturan. Kita bangun daerah ini bersama, bukan saling merugikan,” ucapnya.
‎
‎Lebih jauh, Bupati juga mendorong kolaborasi konkret antara pemerintah dan pelaku usaha, khususnya di sektor pertanian dan peternakan. Ia menyoroti tingginya ketergantungan daerah terhadap pasokan pakan ternak dari luar.
‎
‎“Hampir 80 persen pakan ternak kita masih berasal dari luar daerah. Ini peluang besar. Kalau bisa, kita dorong investasi untuk membangun pabrik pakan ternak di Limapuluh Kota,” ungkapnya.
‎
‎Safni juga mengajak para pelaku usaha untuk menggali potensi daerah yang masih terbuka lebar, guna mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(rdo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ungkap ke Publik

Ikuti Cipeh.id

Paling Ramai

Kisah Serupa
CIPEH

Dua Kedai Tuak di Parumpuang Disegel, Ratusan Liter Miras Diamankan Tim Gabungan Satpol-PP Limapuluh Kota 

LIMAPULUH KOTA, CIPEH.ID – Tim gabungan Satuan Polisi Pamong...

Green Policing di Bukik Limbuku, Kapolres 50 Kota Dorong Gerakan Tanam Pohon dan Pengembangan Perkebunan

Limapuluh kota, cipeh.id- Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan dan...

Tebing Harau Bidik Panggung Dunia, 300 Pemanjat dari Berbagai Negara Berdatangan

LIMAPULUH KOTA, CIPEH.ID – Sebanyak 300 pemanjat tebing dari...

Nagari Balai Panjang Bidik Prestasi Nasional, Tim Klarifikasi Turun Langsung ke Lapangan

LIMA PULUH KOTA, CIPEH.ID – Nagari Balai Panjang, Kecamatan...