Limapuluh Kota, Cipeh.id — Pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Jorong Air Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, menunjukkan progres yang signifikan.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Satgas TNI yang melibatkan personel Kodim 0306/50 Kota, Yonif 131/BRS, Denzipur 2/PS, serta didukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rabu (21/1/2026).
Sebanyak 140 personel TNI dikerahkan dalam pembangunan Huntara tersebut.
Rinciannya, 70 personel Kodim 0306/50 Kota dipimpin Kapten Inf Silsuandi, 50 personel Yonif 131/BRS dipimpin Kapten Inf Ginting, serta 20 personel Denzipur 2/PS yang dipimpin seorang Bintara, ditambah dukungan personel BPBD setempat.
Pembangunan Huntara ini bertujuan menyediakan hunian sementara yang layak dan aman bagi warga yang terdampak bencana alam.
Huntara dibangun di atas lahan seluas sekitar 6.680 meter persegi dengan kapasitas 60 kepala keluarga. Total terdapat 12 barak yang masing-masing diperuntukkan bagi lima kepala keluarga.
Selain pengerjaan fisik utama, Satgas TNI juga melaksanakan berbagai kegiatan pendukung guna mempercepat penyelesaian pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan ini, TNI Angkatan Darat menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah daerah dan membantu masyarakat dalam penanggulangan bencana serta percepatan pemulihan kondisi pascabencana.
Dengan sinergi antara TNI, BPBD, dan seluruh pihak terkait, diharapkan pembangunan Huntara dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak sebagai tempat hunian sementara yang layak dan nyaman. (Ady)
