Limapuluh Kota, Cipeh.id – Pelaksanaan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, menunjukkan progres yang signifikan. Hingga Kamis (16/7/2026), sejumlah program sasaran tambahan telah rampung 100 persen, sementara pembangunan infrastruktur terus berjalan sesuai target.
Komandan Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara 35 personel TNI, lima personel Polri, dan masyarakat setempat yang bergotong royong selama pelaksanaan Pra TMMD.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan sinergi yang kuat, beberapa program pada sektor sasaran tambahan telah mencapai target 100 persen. Kami berharap hasil ini dapat memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” ujar Adi Nofriadi Nata.
Salah satu program yang telah selesai adalah kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) berupa penyerahan 100 paket makanan tambahan bagi balita yang mengalami stunting dan wasting. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Wali Nagari Sarilamak dan dihadiri Pasi Ter Kodim 0306/50 Kota Kapten Inf. Recky Wahyudi, Wali Nagari Sarilamak Olly Wijaya, Sekretaris Nagari Dewi, perangkat nagari, serta keluarga penerima manfaat.
Menurut Dandim, pemberian makanan tambahan itu bertujuan meningkatkan status gizi balita, mencegah bertambahnya kasus stunting, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.
Selain program penanganan stunting, sejumlah sasaran tambahan lainnya juga telah selesai, di antaranya pembukaan lahan ketahanan pangan seluas satu hektare, pelayanan kesehatan gratis, pembagian sembako, bazar murah, dan kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon.
Di sektor infrastruktur, pekerjaan fisik juga terus menunjukkan perkembangan.
Penyiapan badan jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar tujuh meter telah mencapai 45 persen. Sementara pembangunan Tugu TMMD mencapai 36 persen, penurunan elevasi jalan 20 persen, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) 15 persen, rabat beton 12 persen, program TNI Manunggal Air Bersih 11 persen, dan pemasangan gorong-gorong empat persen.
Adi Nofriadi Nata menambahkan, setelah program sosial dan pembangunan fisik berjalan, pelaksanaan TMMD akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan nonfisik. Program tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kesehatan lingkungan, serta edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Kami berkomitmen mengawal seluruh rangkaian kegiatan TMMD hingga selesai. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota,” katanya.
Sementara itu, Wali Nagari Sarilamak, Olly Wijaya, mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam penanganan stunting dan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Atas nama pemerintah nagari dan masyarakat Sarilamak, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kodim 0306/50 Kota beserta personel TNI dan Polri. Kehadiran TMMD menjadi berkah bagi masyarakat, terutama melalui bantuan makanan tambahan bagi balita dan pembangunan yang sedang berlangsung,” ujar Olly.
Ia menambahkan, program TMMD juga membangkitkan semangat gotong royong masyarakat. Menurutnya, warga siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (Ady)
